Di usia yang tak lagi muda, Mak Piah harus menjalani hari-hari penuh keterbatasan bersama suaminya, Abah Unet. Mereka tinggal di rumah sederhana tanpa lantai, tanpa plafon, dan tanpa kamar mandi. Setiap hari, Mak Piah harus berjalan ke kali untuk mandi dan buang hajat, melewati jalan licin, gelap, dan penuh risiko. Kondisi ini bukan hanya melelahkan, tapi juga membahayakan keselamatannya.

Keterbatasan ekonomi membuat mereka tak punya pilihan lain. Abah Unet yang sudah berusia 70 tahun masih bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu. Sementara Mak Piah harus menahan sakit di tangannya yang belum pernah ditangani secara medis karena tidak ada biaya. Di saat orang lain menikmati masa tua dengan tenang, Mak Piah harus bertaruh keselamatan hanya untuk sekadar mandi dan menjaga ibadahnya.
Melalui program ini, kami mengajak #KawanKebaikan untuk membantu membangun kamar mandi dan memperbaiki rumah Mak Piah agar lebih layak dan aman. Donasi juga akan digunakan untuk menghadirkan sumber penghasilan melalui ternak agar mereka bisa bertahan hidup dengan lebih baik. Yuk, wujudkan kehidupan yang lebih layak untuk Mak Piah sekarang juga. Klik link donasi sekarang!
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |