“DUARR!” Suara ledakan keras itu membuat teman-teman Pak Dede berlarian keluar. Saat itu Pak Dede sedang bekerja bangunan, menarik besi di dekat gardu listrik bertegangan tinggi. Tanpa sengaja, besi tersebut menempel ke gardu dan seketika tubuh Pak Dede tersengat listrik. Tubuhnya kaku, terbakar, dan terjatuh tak berdaya. Kulitnya melepuh di banyak bagian, sementara Pak Dede hanya bisa berteriak meminta tolong di tengah kepanikan rekan-rekannya.
Pak Dede mengalami luka bakar parah di tangan dan kaki akibat sengatan listrik tegangan tinggi. Ia sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, namun harus pulang lebih awal karena keterbatasan biaya. Kondisinya semakin memburuk ketika luka bakarnya robek dan membusuk hingga mengeluarkan belatung. Dokter akhirnya mengambil keputusan berat: kedua tangan Pak Dede harus diamputasi demi menyelamatkan nyawanya. Kini, Pak Dede hidup tanpa kedua tangan, dengan kondisi kaki yang dipatenkan karena luka bakar masih terus mengeluarkan darah dan nanah.
Sebelum kecelakaan, Pak Dede adalah buruh bangunan yang mengandalkan tenaga untuk menafkahi keluarga. Kini, ia hanya bisa berjualan makanan ringan keliling kampung dengan keterbatasan yang ada, menghasilkan sekitar Rp10.000–Rp20.000 per hari. Bersama istrinya, Pak Dede bermimpi memiliki warung kecil atau modal usaha agar tetap bisa produktif dan mandiri di tengah keterbatasannya. #KawanKebaikan, mari kita bantu Pak Dede bangkit kembali, mendapatkan pengobatan lanjutan dan modal usaha agar ia bisa menjalani hidup dengan lebih layak. Setiap bantuan yang dititipkan hari ini semoga menjadi jalan kebaikan dan pahala yang terus mengalir, di dunia maupun akhirat.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |