Pak Suparman dulunya bekerja sebagai pencari kayu demi menghidupi keluarganya. Namun sejak tumor besar tumbuh di lehernya, hidupnya berubah drastis. Benjolan itu terus membesar hingga kini membuatnya sulit bernapas dan mencium aroma di sekitarnya. Dua kali kesempatan operasi harus gagal karena keterbatasan biaya dan kondisi medis yang belum memungkinkan, sementara rasa sesak dan nyeri terus ia rasakan setiap hari.
Kini, sang istri, Ibu Nurhasanah, menjadi satu-satunya harapan keluarga. Ia berjualan minuman di depan rumah sakit, puskesmas, atau tempat ramai sambil menggendong anaknya. Penghasilan yang didapat hanya sekitar 20-25 ribu rupiah per hari, jauh dari cukup untuk kebutuhan hidup dan biaya pengobatan suaminya. Di tengah perjuangan itu, mereka juga harus mengobati anak bungsu yang mengalami kelainan kesehatan dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa meringankan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan meringankan kesulitannya di hari kiamat.” (HR. Muslim). Mari bersama membantu Pak Suparman mendapatkan pengobatan yang layak, agar harapan sembuh dan kehidupan keluarga kecil ini tetap menyala.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |