Di usia 60 tahun, PakPardi tetap berjuang sebagai porter di stasiun. Setiap hari ia mengayuh sepeda sejauh 26 km pulang-pergi hanya untuk sampai ke tempat kerja. Bahkan sebelum mengangkat barang penumpang, tenaga dan keringatnya sudah terkuras di perjalanan. Dengan penuh harap, ia menawarkan jasa, “Boleh saya bawakan barangnya, Pak?” tapi seringkali tawarannya hanya dibalas gelengan kepala.

Penghasilannya tidak menentu, tergantung keikhlasan penumpang. Ditambah lagi, ia hanya mendapat giliran kerja setiap dua hari sekali dengan durasi hingga 24 jam. Untuk beristirahat, Pak Pardi harus bermalam di masjid beralaskan kardus bekas karena tak memungkinkan untuk pulang pergi. Meski lelah, ia tetap bersyukur, karena di usianya sekarang, mencari pekerjaan bukanlah hal mudah.

Di balik perjuangannya, Pak Pardi memiliki harapan sederhana, ingin beternak ayam agar bisa memiliki penghasilan yang lebih pasti tanpa harus mempertaruhkan keselamatan di jalan. Yuk, bantu Pak Pardi agar bisa hidup lebih layak dan menjalani hari tuanya dengan lebih tenang.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |