Mbah Sami (60) lansia yang hidup sebatang kara di Desa Peji Lengkong Mumbulsari, Jember. Di sebuah bangunan kecil berukuran 2 x 2 meter di dekat hutan bambu dan kandang ternak, ia menjalani hari-harinya dengan berjualan sayur dan kerupuk. Sayur yang dijualnya ia tanam sendiri di tanah milik tetangga, lalu dijajakan berkeliling dari pukul 7 pagi hingga 4 sore, demi sekadar bisa makan hari itu.

Namun perjuangan Mbah Sami taklah ringan. Dengan kondisi kesehatan seperti stroke di sisi kiri tubuhnya, tangan dan kaki yang sulit digerakkan, ia tetap memaksakan diri berjalan menjajakan dagangan. Penghasilannya sering kali hanya sekitar Rp10.000 per hari, dan itu pun langsung habis untuk membeli beras. Tak jarang, Mbah Sami hanya makan nasi dengan sayur sisa dagangan yang tak laku. Di usia senja, saat tubuh seharusnya beristirahat, Mbah Sami justru harus terus bertahan demi hidup.
Melalui program ini, kami ingin menghadirkan harapan bagi Mbah Sami: bantuan modal usaha, gerobak sayur, dan kebutuhan operasional agar ia bisa berjualan dengan lebih layak dan manusiawi. #KawanKebaikan, uluran tanganmu hari ini bisa menjadi penopang hidup seorang lansia yang berjuang sendirian. Mari bersama ringankan langkah Mbah Sami di sisa usianya dengan berdonasi sekarang.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |