Khai baru berusia 1 tahun. Namun sejak lahir, ia harus berjuang melawan Atresia Bilier, penyakit langka yang merusak fungsi hati dan mengancam nyawanya. Penyakit ini membuat aliran empedu tersumbat sehingga racun terus menumpuk di dalam tubuhnya. Hari demi hari kondisi Khai semakin memprihatinkan. Tubuhnya semakin kurus, perutnya membesar, dan ia sering menangis karena menahan rasa sakit yang tidak mampu ia ungkapkan dengan kata-kata.
Di tengah perjuangan berat itu, Bu Nadia harus merawat Khai seorang diri setelah ditinggal suaminya tanpa kabar dan tanpa nafkah. Dulu ia bekerja sebagai pengumpul ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun kini ia tidak bisa bekerja karena harus menjaga Khai yang bolak-balik menjalani perawatan di rumah sakit. Saat penyakit Khai kambuh, tubuhnya pucat, demam tinggi, dan muntah-muntah tanpa henti. Bahkan pernah Bu Nadia memohon bantuan untuk membawa anaknya ke rumah sakit, namun tidak ada yang datang menolong. "Saya takut kalau saya gagal menyelamatkan Khai, saya akan kehilangan satu-satunya alasan saya untuk terus bertahan hidup," ujar Bu Nadia sambil menangis.
Kini Khai membutuhkan pengobatan lanjutan, perawatan intensif, kebutuhan nutrisi, susu khusus, serta persiapan tindakan medis yang biayanya sangat besar. Melalui program ini, kami mengajak #KawanKebaikan untuk menjadi bagian dari perjuangan Khai agar ia memiliki kesempatan hidup yang lebih panjang dan lebih baik. Setiap bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi Khai dan ibunya yang sedang berjuang sendirian. Yuk bantu Khai bertahan melawan penyakitnya. Klik tombol donasi sekarang.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |