Abah Enjang Aan (60 tahun) menjalani hari-harinya seorang diri sambil melawan tumor yang terus membesar di lehernya. Setiap pagi sejak pukul enam, Abah berjalan kaki sejauh 2,5 kilometer menuju pasar untuk menjual kaos kaki demi bertahan hidup. Penghasilan yang didapat sangat kecil, bahkan sering kali tidak cukup untuk makan. Kini Abah tinggal di sebuah saung kecil yang bocor dan jauh dari kata layak setelah tak mampu lagi membayar kontrakan.

Sudah dua tahun Abah hidup menahan nyeri tanpa pernah berobat. Tubuhnya semakin kurus, kepalanya sering pusing, dan rasa sakit di lehernya semakin menjadi. Namun Abah tetap memaksakan diri berdiri dan berjualan karena tidak punya pilihan lain. “Kalau lagi nggak ada uang, Abah cuma minum air seharian supaya kuat nahan lapar…” ucapnya lirih. Pernah suatu hari Abah jatuh dari motor karena tak kuat menahan pusing saat menuju pasar. Kini di masa tuanya, Abah harus menjalani semua perjuangan itu sendirian tanpa keluarga di sisinya.
Melalui program ini, #KawanKebaikan diajak untuk membantu Abah Enjang mendapatkan pengobatan tumor, kebutuhan hidup yang layak, serta tempat tinggal yang lebih aman untuk ditempati. Setiap donasi yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi Abah agar bisa bertahan dan merasakan hidup yang lebih baik di sisa usianya. Yuk bantu Abah Enjang bangkit dari keterpurukan. Klik link donasi sekarang!
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |