Di usia 70 tahun, Abah Aja masih harus berjuang mengelilingi kampung demi menyambung hidup bersama istrinya. Saat rasa lapar datang di tengah perjalanan, Abah hanya bisa menahan perih perut dengan teh hangat yang dibawa dari rumah. Setiap tegukan menjadi cara sederhana untuk menipu lapar, sementara tenaga terus terkuras berjalan menjajakan kicimpring, cemilan sederhana dengan keuntungan yang sangat kecil.

Namun, usaha Abah tidak selalu membuahkan hasil. Ada hari-hari di mana ia hanya mampu menjual dua bungkus kicimpring dengan harga yang sudah ditawar lebih murah. Pulang dengan uang Rp5.000, Abah hanya membawa pulang kesabaran dan harapan agar esok masih diberi kekuatan untuk kembali berjualan demi memenuhi kebutuhan hidup bersama istrinya.

Di usia senja yang seharusnya menjadi masa beristirahat, Abah justru masih harus berjuang keras demi bertahan hidup. Hari ini, Abah membutuhkan dukungan kita agar dapat hidup lebih layak tanpa harus menahan lapar dan lelah sendirian. Uluran tangan kita bisa menjadi harapan baru untuk Abah dan istrinya agar tetap bisa bertahan menjalani hari-hari mereka.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |