Kaum disabilitas seringkali dikucilkan oleh masyarakat. Keterbatasan yang mereka miliki membuat mereka dianggap lemah, bahkan hak-hak mereka sebagai manusia sering diabaikan. Hal ini dialami oleh Apan, seorang anak disabilitas yang tidak memiliki kaki dan tangan yang sempurna.

Meski menghadapi diskriminasi dan sering dibully hingga minder dan enggan sekolah, Apan tetap semangat. Dengan dukungan ibunya, ia rutin menjalani fisioterapi dan tetap berusaha produktif dengan jualan pulsa keliling untuk kebutuhan sehari-hari. Cara berjalan Apan pun unik, ia menggelinding karena tangan dan kaki yang terbatas. Namun keuntungan yang diperoleh dari jualan pulsa hanya 1-3 orang per hari dengan keuntungan Rp1.000–2.000 per isi pulsa.

Kini, cita-cita Apan adalah memiliki kios pulsa kecil-kecilan agar lebih mudah dalam berjualan, meningkatkan produktivitas, dan membantu meringankan beban ibunya. Teman baik, mari kita wujudkan mimpi Apan agar ia bisa hidup lebih mandiri dan produktif.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |